Senin, 19 Maret 2012
Tugas sistem informasi psikologi
Minggu, 18 Maret 2012
Softskill
- Kesadaran Emosional , yang meliputi kedewasaan emosi dalam pengambilan keputusan yang win-win solution.
- Pengelolaan Emosional (pengedalian diri) yang meliputi kemampuan kepekaan, sabar dan tabah dalam menjalankan tugas.
- Motiovasi Diri, yang meliputi kemampuan berpikir positif, ulet dan pantang menyerah
- Empati pada Sesama ; yang meliputi kemampuan memahami, merasakan, peduli, hangat, akrab dan kekeluargaan
- Ketrampilan Sosial , yang meliputi kemampuan bermusyawarah, bekerjasama, kepentingan umum/tim)
Sedangkan ketrampilan softskill tenaga kerja, dalam perkembangannya banyak disumbang oleh karakter pribadi yang berasal dari didikan lingkungan keluarga (pola asuh), tradisi dan pengaruh lingkungan sekolah (sosial). Di beberapa perusahaan, ketrampilan softskill yang dibutuhkan meliputi leadership, kreativitas, kominukasi, kejujuran dan fleksibel. Dalam prakteknya ketrampilan softskill dapat dilatih dan disiapkan.
Minggu, 27 November 2011
tugas internet
Perbedaan Gmail dengan Yahoo
Gmail.
- Gmail lebih cepat daripada Yahoo mail. Untuk login, seakan Gmail melesat tanpa hambatan, kecepatan
- Gmail dalam menerima Email cukup cepat. Jika kita tetap login dan berada di halaman account, kita tidak perlu me-refresh halaman untuk melihat apakah ada Email masuk atau tidak.
- Banyak pihak yang menyarankan kepada pihak Google untuk menggunakan versi aman protocol untuk memproteksi Gmail. Data yang tidak terenkripsi ketika login ke Gmail dapat menjadi sebuah celah bagi pihak lain untuk mencuri identitas yang ada pada account Gmail kita. Tapi hal tersebut akan menghilang seiring dengan waktu serta kenyataan yang sebenarnya dari para pengguna.
- Untuk urusan kapasitas penyimpanan Gmail memiliki kapasitas penyimpanan (storage) yang terbatas.
- Tidak adanya fitur berita di Gmail
- Jika koneksi sedang tidak bagus maka Gmail akan menampilkan HTM biasa sehingga user akan melihat tampilan segera.
- Gmail merupakan gabungan dari berbagai fasilitas yang tersedia di google.
- Gmail dapat digunakan sebagai email skunder karena gmail menyediakan fasilitas untuk meneruskan email yang diterimanya ke email primer.
- Gmail memberikan proteksi Email spam yang lebih baik ketimbang Yahoo mail
- Bila kita memiliki akun ini, maka tiap kita login kita sudah terdaftar otomatis di fitur yang berhubungan dengan google, misalkan saja youtube dan blogspot.
- Setelah tampilan login, tampilan background dan layout e-mail bisa diubah sesuka hati sesuai keinginan masing-masing.
- E-mail bisa dilabeli atau dimasukkan kedalam folder yang dikelompokkan terkesan rapi.
- Bisa telekonferensi, jadi kita ketik bersama lalu post, dan ditiap akan muncul menjadi satu postingan tersebut
- Tampilan untuk login terkesan sepi, tidak ada berita atau pilihan-pilihan content yang menarik.
- Fasilitas chatting yaitu G-talk kurang populer alias belum mendunia disbanding YM
- Gmail lebih friendly dalam penggunaan fungsi dan pengoperasiannya
- warna yang digunakan juga kurang cerah, dominan putih dan coklat sehingga terlihat pucat.
- Jika sudah eror, Gmail lama sekali untuk kembali seperti semula
Yahoo
- Yahoo seringkali agak lambat (meskipun koneksi kenceng).
- Pada Yahoo mail, terkadang kita perlu me-refresh halaman kembali untuk melihat apakah ada Email baru yang masuk.
- Yahoo mewajibkan pengguna mengisi email optional serta pertanyaan rahasia untuk memberikan proteksi jika terjadi hal yang tidak diinginkan bagi pemilik acoount.
- Untuk urusan kapasitas penyimpanan Yahoo memberikan kapasitas penyimpanan yang tidak terbatas.
- Yahoo Mail lebih dulu ada
- Banyak berita-berita didalamnya, sehingga user akan segera tahu berita yang sedang update tanpa harus mengakses situs lainnya.
- Yahoo Mail dapat menghubungkan fasilitas Yahoo Mesenger, sehingga dapat melakukan chat dengan orang lain.
- tampilan untuk login terkesan ramai sehingga terdapat daya tarik akan pilihan-pilihan content yang menarik
- tidak ada manjemen e-mail alias data tidak bisa dikelompokkan.
- banyak spam.
- Selain berita yang update, Yahoo juga aman dalam mendownload data atau file karena terdapat anti virus pada saat mendownload, fasilitas yang lengkap serta warna yang lebih menarik dan berani sehingga terlihat lebih cerah.
- Warna yang cerah juga dapat dirubah sesuai warna yang kita sukai dan sesuai hati. Tampilan yang ditampilkan Yahoo juga lebih eyecathing.
Perbedaan Facebook dan G-plus
- Facebook terbatas pada pengelompokkan teman ke dalam empat grup (Teman, Keluarga, Rekan Kerja, Teman Satu Sekolah)
- Facebook tidak memiliki fitur dimana saat sedang chatting dengan teman-teman, dapat mencari video Youtube. Selain itu, secara bersamaan dengan teman chat dapat mengomentari video tersebut.
- Facebook hanya dapat menyukai (Like) dan menjadi fans barang, lokasi, atau layanan tertentu yang ada di komunitas FB, tapi tidak dapat bebas memilih dan mencari topik-topik yang persis dengan minat.
- Facebook lebih dulu dikenal pada kalangan masyarakat luas dibandingkan dengan GPlus, sehingga Facebook berada di penempatan teratas dalam hal penggunaan Social Network.
- Tampilan website yang sederhana dan simple.
- tampilan website yang tidak bisa diubah terkadang menguntungkan, yakni tidak menyakiti mata dengan warna yang mencolok.
- terdapat privacy setting, untuk mengeset apa saja yang boleh dilihat publik dan yang tidak boleh
- Facebook ada aplikasi chatting
- Lebih banyak aplikasi game buat hiburan.
- Lebih banyak bisnis online lewat fb karena ada fitur yang mendukung
- banyak fitur dan aplikasi untuk kebutuhan dan hiburan.
- saat update status, cenderung mengharapkan thumbs atau komentar supaya tidak terlihat sepi
- background dan layout monoton, tidak bisa digonta-gonti sehingga lebih cepat membuat orang bosan.
- banyak invite aplikasi dan page sehingga terkadang membuat kesal dan tidak enak jika tidak dikonfirmasi.
- banyak iklan.
- aplikasinya ada banyak jadi pas buka lama loading-nya.
G-plus
- Google Plus (G Plus) tidak terbatas. G Plus bebas membuat sebanyak mungkin grup Circle atau Lingkaran tidak ada pembatasan, bebas memberikan nama pada setiap lingkaran. Grup Circle juga bisa disembunyikan, teman-teman yang terdapat di dalam Circle tetap terdaftar sebagai teman meskipun mereka tidak akan tahu ke ke dalam Circle yang mana nama-nama mereka dikelompokkan.
- Google Plus dapat memakai fitur Sparks.
- Gplus dapat mengakses layanan lain milik Google, sedangkan hal tersebut tidak dimiliki oleh Facebook.
- Membatasi siapa atau anggota Lingkaran mana yang postingnya dapat muncul/masuk ke akun Google+ anda
- Memblokir dengan sopan. Kita dapat memblokir akun teman tertentu, sehingga mereka tidak dapat berinteraksi dengan kita. Mereka tidak bisa memberi tanda suka (+1) dan menulis komentar pada tulisan, foto, atau video yang kita terbitkan. Juga tidak dapat melakukan chatting via webcam dengan kita. Total terblokir. Tapi mereka tidak akan menerima email pemberitahuan dari Google+ bahwa kita telah memblokir mereka, dan mereka tidak bisa melihat bahwa namanya telah masuk dalam Lingkaran Blocked kita
- Saat chatting dengan teman-teman, kita bisa mencari video Youtube lalu menontonnya secara bersamaan dengan teman chat dan saling mengomentari.
- tidak hanya dapat melakukan chat dengan teman pengguna Google+ tapi juga dapat chat dengan pemilik email Gmail yang tidak/belum mendaftarkan akun GPlus-nya
- Kotak Notifications. Anda akan bisa senantiasa aktif berinteraksi dengan teman-teman G+ tanpa perlu meninggalkan halaman utama yang sedang anda buka.
- Facebook adalah website untuk mencari teman; Twitter situs sosial untuk menyebarkan informasi 140 karakter; dan Google Plus memadukan keduanya dengan sejumlah “fitur plus-plus.”
Perbedaan YM dan G-talk
YM
- YM mempunyai banyak fitur emotion
- YM dalam warna tampilan juga dapat disesuaikan dengan kesukaan kita begitu juga pada layout pada layar chating dapat diubah sesuai gambar yang kita inginkan
- penambahan temna pada YM harus diawali dengan pencarian nama atau memasukkan nama email teman yg ingin ditambahkan baru teman yang di undang akan menerima atau menolaknya.
- Pada program YM ini membutuhkan beberapa koneksi yaitu untuk menampilkan iklan-iklan dari YM. Secara otomatis koneksi sudah termakan oleh iklan dari YM. Walaupun ada caranya untuk menghilangkan Ads pada YM, namun tetap saja sering terjadi kelebihan jumlah koneksi.
G-talk
- G-talk lebih mudah dibandingkan YM, karena hanya dengan mengirim email pada teman maka sudah dapat terhubung pada G-talk, tidak perlu mengundang atau menunggu diterima.
- Kemudian Gmail dan G-talk dapat dibuka secara bersamaan namun tidak dengan YM karena itu hanya akan menambah quota.
- G- talk sangatlah hemat bandwidth, jika dibandingkan YM.
- Program Gtalk cukup ringan jika dibandingkan YM
Aspek psikologi teknologi internet : pro dan kontra
Internet adalah jaringan komputer yang terhubung secara internasional dan tersebar di seluruh dunia. Semakin lama penggunaan internet semakin penting sebagai sarana komunikasi. Tetapi, walaupun ada banyak manfaat penggunaan internet, juga ada dampak yang negative. Tapi apakah internet berpengaruh pada kehidupan anak dan remaja? Jawabannya tergantung pada user atau pengguna internet tersebut. Karena internet memiliki fungsi positif dan negative yang melekat pada waktu yang bersamaan.
PRO
1. Dampak pada perkembangan fisik.
Adanya kemungkinan untuk melakukan aktivitas fisik tanpa dibatasi oleh waktu dan dapat dilakukan di rumah. Seperti game. Selain itu juga adanya informasi tentang kesehatan memberikan dukungan terhadap gaya hidup yang sehat dan pencegahan terhadap penyakit. Namun manfaat ini tidak langsung bisa didapatkan oleh anak dan remaja karena keterbatasan mereka dalam memahami dan menginterpretasikan informasi kesehatan yang didapatkannya. Oleh karena itu, orang dewasa atau orang tua sangat dibutuhkan untuk mendampingi agar anak dan remaja bisa menginterpretasikan informasi yang benar tentang masalah kesehatan yang dapat mendukung perkembangan fisiknya.
2. Dampak pada perkembangan sosial dan emosi
Perkembangan sosial dan emosi yang mungkin didukung oleh adanya jejaring sosial melalui internet adalah :
a. Relationship building & Cultural Awareness.
b. Identity.
c. Self-Esteem.
d. Battling Depression
3. Dampak pada perkembangan inteligensi
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa individu yang mendapatkan pelatihan berupa simulasi melalui komputer akan menunjukkan performa yang lebih baik dalam prakteknya di dunia nyata dibandingkan individu yang tidak melakukan simulasi. Anak dan remaja zaman sekarang juga lebih baik dalam melakukan multitasking dibandingkan generasi sebelumnya. Hal ini tampaknya berkaitan dengan meningkatkan informasi visual yang harus diprosesnya pada saat bersamaan seperti saat mereka berinteraksi dengan internet.
4. Dampak pada perkembangan moral
KONTRA
1. Dampak pada perkembangan fisik
Interaksi anak dan remaja dengan internet banyak mengurangi aktivitas gerak mereka karena konsep dari internet adalah memudahkan kehidupan manusia sehingga akan banyak mengurangi dalam bergerak. Saat ini dalam beraktivitas mereka sudah banyak menggunakan perantara internet. Hal tersebut menyebabkan perkembangan fisik anak dan remaja yang terlalu dipapar oleh internet banyak mengalami physical decline. Contohnya problem visual seperti kelelahan mata, sakit kepala bahkan penglihatan kabur karena anak dan remaja lebih rentan daripada orang dewasa terhadap cahaya dan radiasi yang dipancarkan dari perangkat internet.
2. Dampak pada perkembangan sosial dan emosi
Pengaruh negatif dari jejaring sosial ini dapat dilihat dari beberapa hal sebagai berikut :
a. Hilangnya privasi
b. Cyber-Bullying
c. Stranger-Danger
d. Cyber-Stalking
3. Dampak pada perkembangan inteligensi
Internet juga berdampak pada penalaran kritis karena hampir semua informasi telah tersedia sehingga para remaja menjadi kurang terampil dan cenderung untuk berkosentrasi hanya pada satu hal untuk jangka waktu yang lama dan menyulitkan remaja untuk memecahkan masalah yang membutuhkan waktu pendek dan kompleks.
4. Dampak pada perkembangan moral
Dampak dalam perkembangan moral terutama terjadi karena pemaparan pada situs-situs yang banyak mengandung unsur pornografi dan kekerasan. Dampak negatif dalam perkembangan moral juga dapat terjadi karena adanya kesempatan untuk mengunduh isi situs tanpa ijin. Banyak orangtua yang mengajarkan anak-anaknya untuk tidak mencuri bahkan mungkin memberikan hukuman bila anaknya melakukan tindak pencurian. Namun bila hal tersebut dilakukan dengan perangkat internet (contohnya mengunduh secara illegal baik lagu atau film dengan berbagai cara), maka punishment dari orangtua sering tidak diterapkan.
Pemanfaatan teknologi yang baik untuk anak dan remaja :
Efek positif dan negatif yang seolah kontradiktif membuktikan bahwa dampak dari internet sangat tergantung dari penggunanya. justru komunikasi yang efektif antara orangtua dan remaja serta adanya bimbingan yang tepat. Para orangtua harus strategis dalam membimbing anak dan remajanya untuk menggunakan internet dalam meningkatkan pengalaman belajar dan menghasilkan efek yang positif.
Internet ada untuk membantu kehidupan manusia. Oleh karena itu semua pihak, sebagai pemerintah, masyarakat, dan media perlu ikut bertanggung jawab menghadapi tantangan kemudahan hidup yang ditawarkan internet di masa depan. Karena hal tersebut akan berpengaruh dalam pembentukan generasi unggul di masa yang akan datang.
Rabu, 11 Mei 2011
STRESS
Stres dikemukakan oleh Hans Selye (dalam Sehnert, 1981) yang mendefinisikan stres sebagai respon yang tidak spesifik dari tubuh pada tiap tuntutan yang dikenakan padanya. Dengan kata lain istilah stres dapat digunakan untuk menunjukkan suatu perubahan fisik yang luas yang diakibatkan oleh berbagai faktor psikologis atau faktor fisik atau kombinasai kedua faktor tersebut.
Menurut Lazarus (1976) stres adalah suatu keadaan psikologis individu yang dihadapkan pada situasi internal maupun eksternal. Sedangkan menurut Korchin (1976) keadaan stres muncul apabila tuntutan-tuntutan yang luar biasa atau terlalu banyak mengancam kesejahteraan atau integritas seseorang.
Karena banyaknya definisi mengenai stres, maka Sarafino (1994) mencoba mengonseptualisasikan kedalam tiga pendekatan, yaitu :
- Stimulus
Keadaan atau situasi dan peristiwa yang dirasakan mengancam atau membahayakan yang menghasilkan perasaan tegang disebut sebagai stressor. Beberapa ahli yang menganut pendekatan ini mengkategorikan stressor menjadi tiga :
1. Peristiwa katastropik, misalnya angin tornado atau gempa bumi
2. Peristiwa hidup yang penting, misalnya kehilangan pekerjaan
3. Keadaan kronis, misalnya hidup dalam kondisi sesak dan bising
- Respon
Respon adalah reaksi seseorang terhadap stressor. Untuk itu dapat diketahui dari dua komponen yang saling berhubungan, yaitu komponen psikologis (perilaku, pola pikir dan emosi) dan komponen fisiologis (detak jantung, keringat dan sakit perut). Kedua respon tersebut disebut dengan strain atau ketegangan.
- Proses
Stress sebsagai suatu proses terdiri dari stressor dan strain dan satu dimensi penting yaitu hubungan antara manusia dengan lingkungan.
Stress adalah rasa takut dan cemas dari perasaan dan tubuh kita terhadap perubahan di lingkungan. Secara fisiologis, bila ada sesuatu yang mengancam, kelenjar pituitary otak mengirimkan "'alarm" dan hormon ke kelenjar endokrin, yang kemudian mengalirkan hormon adrenalin dan hidrokortison ke dalam darah. Hasilnya, tubuh menjadi siap untuk menyesuaikan diri terhadap perubahan yang muncul. Secara alamiah yang kita rasakan adalah degup jantung yang berpacu lebih cepat, dan keringat dingin yang biasanya mengalir di tengkuk. Dalam kondisi stress tubuh langsung menyesuaikan diri terhadap tekanan yang datang. Inilah sebabnya banyak dikatakan bahwa stress yang melebihi daya tahan atau kemampuan tubuh biasanya. Akan tetapi, penyesuaian tubuh ini dapat menyebabkan gangguan baik fisik maupun psikis. Adanya hormon adrenalin dan hidrokortison yang dihasilkan sebagai reaksi tubuh terhadap stress bila berlebihan dan berlangsung dalam jangka waktu lama dapat menyebabkan rangkaian reaksi dari organ tubuh yang lain. Penelitian di AS menemukan, enam penyebab utama kematian yang erat hubungannya dengan stress adalah penyakit jantung koroner, kanker, paru-paru, kecelakaan, pengerasan hati dan bunuh diri.
bila seseorang gagal menyesuikan diri terhadap stress, artinya ia tidak mampu menyelesaikan persoalannya, tidak dapat mencapai harapan-harapannya, menderita, serta merasa tertekan, maka stressnya itu sudah termasuk jenis stres yang membahayakan, atau sudah masuk dalam kategori distress. Karena itu penting untuk mengetahui gejala-gejala stress jenis ini sehingga stress yang positif (eustress) tidak sampai berlanjut dan berkembang menjadi stress yang negatif (distress). Jika seseorang terkena stress, lalu gagal mengatasinya, maka stress orang tersebut akan berkembang menjadi stress yang negatif (distress). Distress pada beberapa orang (tergantung tipe orangnya) bisa berkembang menjadi gangguan jiwa, baik gangguan jiwanya temporal atau permanen.
Tidak semua orang jika mengalami gangguan bisa terkena stress yang negatif (distress). Hal tersebut sangat tergantung pada:
- Kepribadian seseorang ,apakah dia fleksibel atau tidak.
- Individu yang kesehatannya jelek akan lebih mudah mengalami stres.
- Falsafah hidup atau keyakinan agama seseorang.
- Persepsi (tanggapan seseorang terhadap stres ada bermacam-macam, yaitu biasa,agak risau, atau sangat mengganggu).
- Posisi sosial, apakah individu itu cukup integratif di masyarakat, artinya dapat mengembangkan peran sebagai makhluk individu dan makhluk sosial.
Sumber-sumber penanggulangan stres dapat berasal dari diri sendiri maupun dari lingkungannya, misalnya:
- Keluarga. Keluarga yang utuh dan serasi akan membantu kesehatan jiwa individu.
- Sosial. Teman-teman sekerja dan teman-teman dari lingkungan lainnya diketahui mempunyai peran penting.
- Masyarakat. Berupa bantuan dalam bentuk informasi bahwa individu tersebut diakui eksistensinya, dihargai, dan dihormati. Hal itu sangat membantu kesehatan jiwa individu.
Lazarus dan Cohen (dalam Evans, 1982) mengemukakan bahwa terdapat tiga kelompok sumber stres, yaitu :
- Fenomena catalismic, yaitu kejadian yang tiba-tiba, khas dan kejadian yang menyangkut banyak orang seperti bemcana alam, perang, banjir dsb
- Kejadian yang memerlukan penyesuaian atau coping seperti pada fenomena catalismic meskipun berhubungan dengan orang yang lebih sedikit seperti respon seseorang terhadap penyakit
- Daily has-sles, yaitu masalah yang sering dijumpai didalam kehidupan sehari-hari yang menyangkut ketidakpuasan kerja atau masalah lingkungan seperti kesesakan atau kebisingan.
Penyebab stress
stressor (sumber stress) yang bisa mendatangkan gangguan ada beberapa macam. Ada stressor fisik (kuman penyakit, kecelakaan, dan kurang gizi), stressor kejiwaan (frustrasi, konflik, tekanan, dan krisis), dan ada pula stressor lingkungan/sosiobudaya (kemiskinan, pengangguran/PHK, pernikahan, diskriminasi rasial, konflik agama).
Gejala klinis
Rasa takut dan cemas dapat melahirkan pikiran-pikiran positif ataupun negatif. Hal positif seperti kewaspadaan dan pengharapan akan hal-hal baru. Hal-hal negatif seperti ketidakpercayaan, penolakan, kemarahan, depresi yang kemudian akan mempengaruhi fisik (psikosomatik) kita seperti timbulnya kelelahan, sakit kepala, sakit perut, kemerahan, insomnia, tekanan darah tinggi, luka pada lambung, penyakit jantung, dan stroke. Gejala fisik yang umumnya dialami ketika mengalami stress adalah jantung berdebar-debar, dan otot-otot menjadi tegang akibat dari rangsangan hormon adrenalin. Lebih lanjut lagi hormon yang meningkat dalam tubuh ini akan merangsang keluarnya zat-zat lain yang pada akhinya mempengaruhi aliran darah, peningkatan sekresi asam dilambung dan gangguan pada aliran syaraf maka tidak heran muncul gejala-gejala pada fisik.
Model stres
Cox (dalam Crider dkk, 1983) mengemukakan tiga model stress, yaitu :
1. Response-based model
Model ini mencoba untuk mengidentifikasikan pola-pola kejiwaan dan respon-respon kejiwaan yang diukur pada lingkungan yang sulit. Pusat perhatian dari model ini adalah bagaimana stresor yang berasal dari peristiwa lingkungan yang berbeda dapat menghasilkan respon stres yang sama.
2. Stimulus-based model
Model stress ini memusatkan perhatian pada sifat-sifat stimuli stres. Tiga karakteristik penting dari stimuli stres adalah :
- Overload
- Conflict
- Uncontrollability
3. Interactional
Model ini merupakan perpaduan dari respon based model dan stimuli based model. Model ini memperkirakan bahwa stres dapat diukur ketika dua kondisi bertemu, yaitu ketika individu menerima ancaman akan motif dan kebutuhan penting yang dimilikinya dan ketika individu tidak mampu untuk mengcoping stresor.
Jenis stres
Hans Selye (dalam Holahan, 1981) mengidentifikasi respon sistemik tubuh terhadap kondisi penuh stres yang diistilahkan General Adaptation Syndrom (GAS) menjadi tiga tahap :
- Alarm reaction dari sistem saraf otonom, termasuk didalamnya peningkatan sekresi adrenalin, detak jantung, tekanan darah dan otot menegang. Tahap ini biasa diartikan sebagai pertahanan tubuh.
- Resistance atau adaptasi, yang didalamnya termasuk berbagai macam respon coping secara fisik.
- Exhaustion atau kelelahan, terjadi apabila stresor datang secara intens dan dalam jangka waktu yang cukup lama serta usaha-usaha perlawanan gagal untuk menyelesaikan secara adekuat.
kaitan stres dengan psikologi lingkungan dan pengaruh stres terhadap perilaku individu dalam lingkungan
Dalam konteks lingkungan maka stress dapat muncul jika lingkungan fisik dan rancangan secara langsung atau tidak langsung menghambat tujuan seseorang. Kaitan stress dengan lingkungan yaitu stress terjadi ketika individu menjumpai kondisi lingkungan yang mengancam yang secara kuat menantang atau melampaui kemampuan copingnya. Sebuah situasi dapat terlihat sebagai suatu ancaman dan berbahaya secara potensial apabila melibatkan hal yang memalukan, kehilangan harga diri, kehilangan pendapat dan seterusnya. Maka apabila lingkungan tidak mendukung kesejahteraan fisik maupun mental seseorang akan mengakibatkan kelelahan fisik dan mental yang mencetuskan terjadinya stres.
Stres menurut Stokols (dalam Brigham, 1991) merupakan salah satu aspek yang dapat mengakibatkan penyakit atau akibat-akibat negatif pada perilaku masyarakat. Stres yang dialami individu dapat memberikan dampak yang berbeda tergantung pada kemampuan individu dalam menghadapi stres. Individu yang mengalami stres umumnya tidak dapat melakukan interaksi sodial dengan baik, sehingga dapat menurunkan perilaku untuk membantu orang lain.
Salah satu contoh pengaruh stres terhadap perilaku individu dalam lingkungan yaitu kepadatan yang tinggi dipandang sebagai keadaan fisik yang membuat keadaan tidak menyenangkan, seperti kehilangan kontrol dan kehilangan kebebasan berperilaku serta menurunnya intens prososial individu. Hal ini dapat dijelaskan oleh teori stimulus overload dari Milgram (dalam Wrightsman & Deaux, 1984), dalam teori ini menjelaskan bahwa kondisi yang padat yang dipengaruhi oleh bermacam-macam faktor seperti factor perbedaan individu, situasi dan kondisi sosial di kota mengakibatkan individu mengalami stimulus overload (stimulus berlebihan) sehingga individu hnya melakukan adaptasi dengan cara memilih stimulus yang akan diterima dan member sedikit perhatian pada stimulus yang masuk. Hal ini dilakukan dengan menarik diri atau mengurangi kontak dengan orang lain, yang akhirnya dapat mempengaruhi perilaku menolong pada individu.
Contoh lain perilaku individu yang mengalami stres, yaitu :
- Individu menjadi lebih sensitif dan mudah marah
- Individu tidak bersemangat untuk melakukan aktivitas dan lebih sering terlihat diam dan murung.
- Individu lebih suka menyendiri
- Individu menarik diri dari lingkungan
- Individu sering menunda ataupun menghindari pekerjaan/tugas
- Individu mengkonsumsi narkoba atau minuman keras.
Sumber
Prabowo, Hendro. 1998. Arsitektur, Psikologi dan Masyarakat. Depok : Universitas Gunadarma.
http://id.wikipedia.org/wiki/Stres