Kamis, 24 Desember 2009

kok bohong ?

"eh kamu kecil - kecil pintar bohong yah!"
apa kamu pernah mendengar kalimat seperti ini? tentu pernah. mungkin saat kamu sedang memarahi adik kamu atau saat ibu sedang menegur si kecil. tapi kenapa si kecil jadi pintar bohong?

sebenarnya dalam kondisi tertentu, seorang anak bisa saja menjadi cenderung ingin berbohong. pendorongnya bisa karena merasa tak aman, ingin menarik perhatian, membalas dendam, sengaja ingin menipu, bahkan hanya karena ingin meniru orang tua! benarkah demikian?

dalam satu kasus, si kecil sengaja berbohong karena ia resah. karena ia merasa terancam oleh sang kakak yang serba sempurna. tapi kebiasaa buruk itu lenyap begitu perasaan terancam tadi hilang. pada dasarnya anak tak mungkin berbohong kepada orang dewasa yang dekat di hatinya. kalau berbohong, artinya ia memutuskan hubungan baik dengan orang yang menyayanginya. akibatnya, ia tidak lagi akan dipercaya. jadi kalau sampai seorang anak mempunyai kebiasaan berbohong, tentu ada penyebab yang kuat dan biasanya karena ia mulai kurang menghargai diri sendiri.

ada banyak cara bagi orang tua untuk membangkitkan harga diri anak. misalnya, daripada terus mencela karena ia tak becus ini-itu dan terus berbohong lebih baik beri ia tugas untuk membereskan tempat tidurnya atau kamarnya setiap hari. karena setiap kali anak berhasil menguasai kecakapan tertentu, ia bangga dan berbesar hati. hal ini akan menambahkan penghargaannya terhadap diri sendiri. kalau kita bisa menciptakan suasana saling mengerti dan menerima di dalam keluarga, sehingga anak tidak perlu ketakutan jika berbuat kesalahan, maka kecenderungannya untuk berbohong pun akan surut.

berbagai motivasi berbohong
  • berbohong untuk menarik simpati atau perhatian
  • berbohong untuk melindungi teman
  • berbohong karena meniru orang tua
  • berbohong karena ingin mempermalukan orang
  • berbohong untuk menipu

Tidak ada komentar:

Posting Komentar