Jumat, 18 Desember 2009

sudah vaksinasi, kok bisa sakit?

masih ingat dengan berita tentang seorang anak yang setelah melakukan vaksinasi tubuhnya malah melepuh? (seingat saya ada berita mengenai itu tapi saya lupa kapan tepatnya).
akibat berita itu, banyak orang tua bertanya tantang manfaat vaksinasi. sebab, walaupun sudah divaksin, si anak masih juga sering jatuh sakit. akhirnya banyak orangtua yang meragukan vaksinasi dan memilih untuk tidak memvaksin si anak.
*aduuh kasian si anak dong.. yang menjadi pertanyaan kenapa bisa seperti itu? apa vaksin memiliki efek samping?

sebenarnya vaksin itu hanya memberikan perlindungan terhadap jenis vaksin yang disuntikkan. tapi, kuat lemahnya perlindungan terhadap penyakit juga ditentukan oleh berbagai faktor lain, seperti daya antigenitas vaksin, keadaan sistem imunitas tubuh anak, faktor gizi , dll. begitu pula yang harus diperhatikan bagaimana cara kuman menyerang tubuh kita. anak yang telah divaksinasi memang masih mungkin terserang penyakit. tetapi biasanya penyakit timbul dalam bentuk yang lebih ringan dan berlangsung lebih singkat. hal ini dapat terjadi karena antibodi yang terbentuk dalam tubuh mempunyai waktu paruh. jadi, dengan bertambahnya waktu, terjadi proses penghancuran yang memperlemah daya tangkal antibodi. namun secara keseluruhan pemberian vaksinasi yang memadai memberikan proteksi dan menyebabkan anak terbebas dari penyakit.

berbicara mengenai kasus seorang anak yang tubuhnya melepuh akibat vaksinasi, mungkin salah suntik vaksinasi kali yah? saya tidak terlalu mengerti mengenai kasus tersebut. tapi saya harap semoga tidak ada lagi anak yang mengalami hal seperti itu. menurut saya vaksinasi untuk anak itu perlu. agar si anak memiliki daya tahan tubuh dari serangan suatu penyakit.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar